WTFJS

Situs yang menunjukan “keanehan-keanehan” Javascript:

www.wtfjs.com

contoh:

parseInt(’06’); // hasilnya: 6
parseInt(’08’); // hasilnya: 0

Kenapa bisa begitu? coba saja sendiri. (reason-nya bisa dibaca di wtfjs.com)

Gazopa – Pencarian Gambar Serupa

logo_gazopa Ini sepertinya mesin pencarian gambar yang dicari-cari para designer. Setidaknya designer di kantor tempat saya bekerja :).

Seringkali mereka tahu gambar yang ingin dicari dan punya contoh gambarnya, tapi terbentur dengan keyword apa yang mesti dimasukan, kalaupun tahu mesti dicari padanannya dalam bahasa inggris untuk mendapatkan gambar yang cocok.

Gazopa memungkinkan kita mengupload contoh gambar yang diinginkan dan mesin pencari ini akan menampilkan hasil pencarian berupa gambar yang serupa. Cara kerja mesin pencarian ini adalah dengan menganalisa warna dan bentuk dari gambar contoh, lalu mencari padanannya di database. Yang saya nggak kebayang adalah seberapa besar database mereka.

Peace @ Facebook

http://peace.facebook.com menunjukan jumlah pertemanan di Facebook antar user dari negara-negara yang tengah atau terkenal sering konflik, seperti Israel – Palestina, Albania – Serbia atau India – Pakistan.

Jangan tahan nafas dulu, karena website ini hanya menunjukan kuantitas, yang belum tentu seimbang dengan kualitas pertemanannya. Tapi dari grafik yang terus meningkat, sepertinya wajar kalau Facebook bangga menyatakan dirinya telah mempromosikan perdamaian.

Biar Nge-tweet Tetap Kelihatan Bekerja

Yang udah kecanduan twitter dan takut ketahuan boss, ini bisa jadi solusinya: Spreadtweet. Tweet tools yang kelihatan seperti spreadsheet.

Bisaan aja ..

Tapi untuk web programmer, malah justru mencurigakan ya kalau sering terlihat sedang membuka Spreadsheet, haha. Mungkin lebih pas kalau pakai TwitterFox, addon-nya Firefox untuk nge-tweet. Waktu hidup kita kan lebih banyak di web browser. Lagian nggak mengganggu juga ketika kita benar-benar sedang bekerja.

Btw, follow me ya: @eristemena. Then i will follow you .. 🙂

Proses Penulisan Essay Seorang Paul Graham

Seru juga melihat proses penulisanThe Founder Visa” oleh Paul Graham (salah satu penulis essay favourite saya).

Penulis sekaliber Paul Graham pun, ketika nulis essay bisa sampai menghapus satu dua paragraf sekaligus yang dinilai kurang sreg. Dan menarik juga proses pemilihan kata-katanya, ada yang satu kata diubah berkali-kali sampai benar-benar dapet feel-nya :-).

Tapi hasil akhirnya, hmm .. selalu enak dibaca, jelas dan seringkali membuat kita berpikir ulang tentang hal-hal yang mungkin sudah dianggap lazim bagi kebanyakan orang.