WTFJS

Situs yang menunjukan “keanehan-keanehan” Javascript:

www.wtfjs.com

contoh:

parseInt(’06′); // hasilnya: 6
parseInt(’08′); // hasilnya: 0

Kenapa bisa begitu? coba saja sendiri. (reason-nya bisa dibaca di wtfjs.com)

Google Tech Talks: jQuery

Kalau yang sering menggunakan Drupal mungkin pernah dengar nama Dmitri Gaskin. Nggak nyangka, ternyata doi masih bocah. Umurnya saja masih 12 tahun. Tapi jangan salah, dia salah satu core developer Drupal.

Di Google Tech Talks ini, Dmitri bicara tentang jQuery. Dari gaya ngomongnya, sudah seperti lulusan MIT aja. Cepat dan sering pake ‘umm’. Tapi dia benar-benar pintar dan menguasi apa yang dibawakan. Bravo Dmitri!

Jadi berasa tua banget nih … :)

ECMAScript 3, Biar Jadul Tetap Cool

Tahukah anda, Javascript yang kita gunakan sekarang adalah berdasarkan standard ECMA-262 Edisi 3 (ECMAScript 3) yang dikeluarkan tahun 1999?

Ya begitulah. Perkembangan teknologi web tidak sedrastis yang orang kira. AJAX yang sempat booming baru-baru ini saja masih diragukan apakah bisa dikatakan sebagai teknologi baru. Karena secara teknologi tidak ada yang baru dari AJAX (kecuali istilahnya, yang dikaitkan dengan istilah lain yang tidak kalah fenomenal, Web 2.0).

Berbagai keinginan untuk meng-upgrade ECMAScript 3 agar “dapat menyesuaikan” dengan perkembangan web sudah lama sekali dibicarakan. Tapi selalu berakhir dengan kesepakatan untuk tidak mengubahnya, tapi memperbaiki beberapa bagian saja.

Seperti rapat komite teknis TC39 baru-baru ini yang kembali memutuskan untuk menunda penggunaan ECMAScript 4 dan kembali bekerja dengan ECMAScript 3 (dengan membuat revisi di edisi 3.1).

Yang kasihan teman-teman yang sudah terlanjur cinta dengan Actionscript 3 yang kita tahu bahasanya berdasarkan spesifikasi ECMAScript 4. Belum jelas bagaimana reaksi Adobe sendiri dengan keputusan komite teknis ECMA ini. Saya sih masih setia dengan Actionscript 2 ;-)

Menurut saya, terlepas dari berbagai kekurangan yang dibicarakan banyak orang, standar ECMAScript 3 yang kita gunakan saat ini sudah cukup powerful. Fleksibilitas dan kebebasan yang diartikan banyak orang sebagai kelemahan ECMAScript 3 saya pikir justru merupakan kelebihannya. Fleksibilitas dan kebebasan ini yang membuat developer mudah membangun aplikasi web. Memang kalau tidak hati-hati, ini bisa menimbulkan banyak masalah terutama di masalah security dan kode yang tidak kompatibel.

Sementara berbagai fitur baru di ECMAScript 4 mesti dipertanyakan kembali apakah kita benar-benar membutuhkannya. Kalaupun iya, saat ini banyak sekali framework Javascript yang sudah memiliki fitur-fitur tersebut. Seperti masalah namespace yang sudah jadi fungsional utama dari framework seperti YUI.

Jadi, bagi Anda pengguna Javascript, selalu gunakan framework, yang open source tentunya dan update terus framework anda dengan versi terbaru. Selebihnya Anda tinggal fokus membangun aplikasi web Anda saja, tidak perlu khawatir dengan yang lain.

Proteksi Lirik Lagu

Ada-ada saja cara orang melindungi content. Ini adalah source HTML dari sebuah situs yang berisi lirik-lirik lagu:

Seperti terlihat, seluruh karakter pada lirik lagu ditranslasi ke dalam kode 7-bit ASCII. Kode-kode ini oleh web browser tentu saja dicetak sesuai karakter yang direpresentasikan, sehingga terbaca oleh kita seperti karakter biasa. Hanya saja source-nya tidak berarti kalau disalin.

Kemudian dengan sedikit sentuhan Javascript, dibuat agar orang tidak bisa menyalin teks tersebut lewat web browser. Cukup pintar.

Walaupun, kalau pengunjungnya lebih pintar, dengan sedikit coding bisa saja kode-kode tersebut ditranslasi ulang ke karakter aslinya untuk bisa disalin. Yeahh, seperti nggak ada situs lain saja yang menyediakan lirik lagu tersebut.

Nah, ini sedikit tebak-tebakan dari saya. Dari gambar screen capture di atas, tahukah anda apa judul lagu tersebut dan siapa penyanyinya? ;)

YUI 2.4.0 Released

YUI team in their blog announced the release of version 2.4.0. It’s available for download and full documentation on YUI website.

New components in this release includes Selector Utility (beta) which implements CSS selector, Charts Control which combine Javascript and Flash (version 9) to create dynamic chart in Flash, Get Utility which provides API for appending script nodes and CSS files to an existing DOM after the page has loaded and JSON Utility which provides methods for transforming data between native JavaScript objects and their JSON string equivalent.

The later seems a bit late to me, considering Douglas Crockford the man behind JSON is none other than Yahoo! javascript architect. ;)

Anyway, i’m glad they finally have chart control component now. It’s pretty useful. I know there are some javascript frameworks out there that has this feature, but i like YUI more with its neat and clean structure. Easy to understand yet hard to make a mistake. What do you think?

Searchable Google Reader with Greasemonkey + Gears

gearsmonkey

I knew it, sooner or later somebody would make Google Reader searchable. Thanks to Raul Ochoa for creating a nice Greasemonkey script that mix Google Gears and Google Reader. Now, not only you can read Google Reader offline, you can search the old feed too.