Akhirnya, Halaman Profile User Instagram Bisa Diakses Lewat Web

Dari blog-nya hari ini, Instagram akan segera meluncurkan halaman profile di web untuk user-nya. Seperti kita ketahui, selama ini Instagram ekslusif hanya untuk pengguna mobile, profile user-pun hanya bisa dilihat lewat aplikasi mobile. Pengunjung hanya bisa melihat photo-photo di web jika mengetahui alamat URL nya yang dishare oleh si pemilik photo lewat aplikasi mobile. Tapi ini akan segera berubah.

Rencananya lewat halaman profile di web ini, user bisa mem-follow, me-like photo dan mengedit profilenya dengan mudah. Kalau melihat contoh-contoh halaman profile-nya, terlihat sekali nuansa timeline ala Facebook. Mungkin ini strategi Facebook untuk menjaga konsistensi User Experience pada produk-produknya.

Namun untuk mengupload photo Anda harus tetap menggunakan aplikasi mobile, tidak bisa melalui web. Ini karena menurut mereka Instagram berusaha tetap fokus menjaga produknya khusus sebagai layanan mobile.

Via: Instagram Blog

Terlalu Banyak Facebook Tidak Sehat Buat Anda, Facebook Sendiri Mengakui

Dalam sebuah posting pada Facebook Page-nya, Facebook mengakui kalau terlalu banyak (menggunakan) Facebook tidaklah sehat,

“Birthday cakes are made for people to be together. They give friends a place to gather and celebrate. But too much cake probably isn’t healthy. So birthday cake is a lot like Facebook.”

Ini mungkin pernyataan yang tidak wajar dari sebuah situs sosial media terbesar di dunia yang mengandalkan lamanya waktu yang dihabiskan user di website-nya sebagai nilai tawar dan keunggulannya. Tapi dari sisi lain, ini juga merupakan pernyataan yang jujur dan patut diacungi jempol.

Sudah banyak artikel dan penelitian yang menunjukkan Facebook bisa membuat orang depresi, narsis dan obsesif kalau terlalu sering digunakan. Orang yang pada awalnya bergabung ke Facebook untuk memperbanyak teman malah bisa merusak pertemanan yang ada. Orang yang sedang sedih dan bergabung ke Facebook untuk mencari kesenangan malah jadi tambah sedih dan minder karena melihat teman-temannya yang lain selalu dalam kegembiraan.

Pada akhirnya, produk yang baik memang adalah produk yang dapat digunakan seminimum mungkin untuk mendapatkan hasil yang semaksimal mungkin. Terlalu banyak/sering mengkonsumsi apapun pasti membawa akibat yang tidak baik buat kita.

Via: Techcrunch

Peace @ Facebook

http://peace.facebook.com menunjukan jumlah pertemanan di Facebook antar user dari negara-negara yang tengah atau terkenal sering konflik, seperti Israel – Palestina, Albania – Serbia atau India – Pakistan.

Jangan tahan nafas dulu, karena website ini hanya menunjukan kuantitas, yang belum tentu seimbang dengan kualitas pertemanannya. Tapi dari grafik yang terus meningkat, sepertinya wajar kalau Facebook bangga menyatakan dirinya telah mempromosikan perdamaian.

Mengorbankan Teman di Facebook Untuk Dapat Burger

Satu lagi aplikasi Facebook yang mengangkat brand perusahaan dalam kemasan aplikasi yang unik, Whopper Sacrifice. Dengan menghapus sepuluh teman dalam daftar pertemanan di Facebook, anda dapat memperoleh kupon gratis untuk satu burger Whopper di Burger King.

“Friendship is strong, but the Whopper is stronger”, begitu bunyi tagline nya.

Aplikasi ini terbilang unik dan berani, karena baru pertama kali di Facebook sebuah aplikasi mengandalkan “friend removal” sebagai tema utamanya. Tapi nyatanya aplikasi yang baru dirilis kemaren ini sudah cukup heboh di Facebook.



Buat teman-teman saya di Facebook, tidak usah khawatir, saya tidak akan mencoret kalian untuk sepotong hamburger. Pertama karena saya tidak suka hamburger, kedua, karena daftar teman di Facebook yang benar-benar saya kenal tidak sampai sepuluh orang, haha.

via: insidefacebook

The Gangster Family, Re-Launch

Masih ingat game MMORPG The Gangster Family? Ya, saya lihat banyak pembaca blog ini yang sudah ikutan main, bahkan beberapa cukup addict. :)

Setelah sempat off untuk beberapa lama, The Gangster Family kini kembali online. Dan kali ini saya tidak sendiri, karena INARTS mendukung penuh pengembangan aplikasi ini. Mulai dari penyediaan server, instalasi, optimasi sampai re-design tampilan semua dikerjakan oleh tim INARTS. Untuk ilustrasi tokoh-tokohnya sendiri, kita dibantu oleh ilustrator kenamaan Indonesia, Chris Lie. Very nice!

Aplikasi ini secara resmi dirilis (kembali) hari Selasa 19 Februari lalu, namun karena server ngoprekweb sedang ngadat waktu itu, saya baru bisa posting hari ini.

Berikut adalah alamat URL nya sekarang:

Web: http://gangsterfamily.in2social.com

Facebook apps: http://apps.facebook.com/gangsterfamily

Kita masih terus melakukan pengembangan dan perbaikan, rencananya aplikasi ini juga akan dibuat dalam versi mobile dan dalam bentuk widget di Friendster. Kalau ingin ngintip seperti apa, berikut alamat URL nya:

Friendster: http://widgets.friendster.com/25d707f99a0923c1755377d3af0fb037
Mobile: http://m.in2social.com/gf

So, tunggu apa lagi, let’s go to the mattresses while we still have muscle. ;)

8 Detik Yang Mematikan

Remember, the average user spends eight seconds deciding if your site is worth exploring. You have that much time to catch their interest. Use the time well by making their first glance a worthwhile one.

- June Kaminski

Itu juga alasannya Facebook memberi waktu 8 detik dari setiap aplikasi untuk memberi respon atau akan dianggap error!

Bagi developer Facebook, 8 detik ini segalanya. Dan segalanya bisa mungkin untuk merusak aturan 8 detik ini. Mulai dari bandwidth server tempat aplikasi kita dihosting, lokasi server (dari server Facebook), kecepatan CPU, query database, sampai kecepatan skrip.

Untuk anda yang tidak punya pilihan server lain, yang bisa dilakukan hanyalah tiga hal: optimasi, optimasi dan optimasi.

Kalau itu masih juga tidak bisa mengejar batas 8 detik tadi, pakai frame mode saja (bukan FBML) atau fb:iframe kalau sudah sudah tidak bisa ke lain hati dari FBML. Yang terakhir ini lebih aman.